16 Mei 2017

KOL AIHQ : AL QUR'AN MENDAHULUI SAINS MODERN





AL QUR'AN MENDAHULUI SAINS MODERN

🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂

ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ  ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ

 Kajian Online Live (KOL) pada :

Hari, tgl        : Selasa,16 Mey 2017
Waktu           :19.30-selesai  WIB
Tempat        : Fasil 5 (9/5/17) Dan Fasil 40 (16/5/17)
Muwajjih      :  Ummi Nashrullah
Tema            : *Al Quran*
Judul            : *Al Quran Mendahului Sains Modern*
Moderator   : Afnizah
Notulen        : Devi

✨ *PEMBUKAAN ACARA* ✨

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ؛

Alhamdulillah,

Sahabat semuanya, marilah sejenak kita memperbaharui rasa syukur kita, bersyukur Rabb masih menitipkan cahaya iman di hati kita masing2,

Bersyukur Ia masih memberikan semangat utk trus berthalabul ilmi, sebagai bekal utk menjalani proses perbaikan diri

✨ 📖AL QUR'AN MENDAHULUI SAINS MODERN📖 ✨

1⃣📖⭐
Salah satu mukjizat al-Qur’an di samping keindahan serta kecanggihan gaya bahasanya, adalah gagasan futuristiknya mengenai kebenaran ilmiah yang baru kemudian dapat dibuktikan oleh ilmu pengetahuan modern. Semakin maju perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, maka semakin terbukti lah kebenaran al-Qur’an. Itulah makanya Al-Kitab sedikitpun tdk dapat disejajarkan dgn kualitas super canggih al-Qur’an.

_Sahabatfillah_
Sehingga ungkapan indah tentang Al Quran mengharukan dalam puisi berikut

_*Surat Cinta Mu*_
_Kau tulis surat itu_
Pelita yang menerangi jalan akan membawa ke jalan yang lurus..
Menjadi petunjuk kemana kaki Melangkah

*Surat surat Cinta MU*
_Serasa berkata_
andai aku bisa bicara,dan
andai aku bisa menangis…
aku ingin bicara kepadamu…
aku berharap kepadamu..
Duniamu adalah permainan
Tipu daya
Yang meluluhlantakkan
Berpaling lah......
Ke akhiratmu…

*Surat surat Cinta MU*
_Serasa berkata_
aku ingin menangis…
menangis saat kau lupakan aku..
Waktu kecil kau selalu
menyentuh membaca dan menyayangiku..
Tapi kini…
kau telah dewasa..
Bermain main dengan tipuan dunia
Melupakanku
Aku lembaran kitab itu
lusuh dan kusam
Menepikan kesan keagungan
Meluluhkan kemegahan

🌿Ummu Yasmina
Yogyakarta, 8 Mei 2017🌿


2⃣ Lebih jauh kita fahami bahwa :

✍🏼 *A.   Al-Quran Kitab Hidayah*

❓Tanya: Untuk apa Allah swt menurunkan Al-Quran..?

🅰Jawab: Allah Swt menurunkan Al-Quran untuk menjadi petunjuk bagi manusia. Al-Quran adalah kitab petunjuk, bukan kitab kedokteran atau teknik, bukan kitab astronomi atau kimia yang menghimpun berbagai informasi ilmiah ilmu-ilmu tersebut. Sekali lagi ia hanya kitab hidayah ilahi bagi perilaku manusia.

✍🏼 *B. Al-Quran Turun dengan Ilmu Allah Swt*

❓Tanya: Kalau begitu apa maksud ungkapan Al-Quran mendahului sains modern..?

🅰Jawab: Artinya, ketika Al-Quran berbicara tentang manusia, tumbuhan, atau makhluk lain, ia pasti berbicara tentang hakikatnya. Manusia baru mengetahuinya setelah sains dan peralatan-peralatan canggih digunakan untuk melakukan berbagai penelitian ilmiah. Itulah makna Al-Quran mendahului sains modern sekaligus sebagai bukti baru mukjizat Al-Quran di masa kemajuan teknologi yang semakin menegaskan bahwa ia adalah *Kalamullah* yang tidak sedikitpun mengandung kesalahan.

❓Tanya: Apa contoh masalah ini..?

🅰Jawab: Contoh-contoh cukup banyak, di antaranya:

👉🏼 *Sesaknya Dada*

✈Penemuan para pilot tentang semakin sesaknya dada mereka setiap kali mereka menambah ketinggian di udara sampai-sampai mereka merasa tercekik karena tak mampu bernafas akibat semakin berkurangnya kadar oksigen.
Realita ini belum diketahui sebelumnya, orang menganggap bahwa udara tersedia sampai ke planet-planet dan bintang-bintang yang ada di langit. Sedangkan Al-Quran telah mengungkap hakikat ini sejak empat belas abad lebih. Allah swt. berfirman:

_*Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.*_ (Al-Anam (6): 125).

💭 *Maksudnya:* Barangsiapa berhak disesatkan Allah Swt karena amal-amalnya yang buruk dan permusuhannya terhadap Islam, maka Allah Swt. menjadikan dadanya sempit bila mendengar mauizhah (nasihat) yang mengingatkannya tentang kebenaran Islam seperti sempitnya dada orang yang naik ke langit. Hal ini tidak diketahui manusia yang tidak beriman sebelum mereka menggunakan pesawat terbang.

Lalu..
❓Apakah Nabi Muhammad Saw. memiliki pesawat khusus untuk menyampaikan informasi ini?
Atau...
❓Apakah yang disampaikan semata wahyu yang berasal dari ilmu Allah Swt?!

3⃣ *Informasi tentang Pusat Perasa di Kulit*

👤Kita ambil contoh dari susunan tubuh manusia. Dulu orang percaya bahwa saraf perasa terdapat di seluruh tubuh dengan kepekaan yang sama. Namun ilmu pengetahuan modern mengungkap kekeliruan ini, ternyata pusat kepekaan terhadap rasa sakit dan lainnya terletak pada kulit di mana jarum suntik hanya terasa sakit pada kulit. Al-Quran menyebutkan hakikat ini sebelum penemuan para ahli.

_*Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.*_ (An-Nisa (4): 56).

 *Maksudnya*: Perasaan sakit menerima azab terpusat pada kulit mereka dan apabila kulit itu telah hangus matang mereka tidak merasakan azab lagi. Oleh karenanya, Allah swt. Yang Maha Mengetahui ciptaan-Nya menggantinya dengan kulit yang baru agar mereka tetap merasakan azab.

❓Apakah Muhammad Saw memiliki alat-alat bedah khusus untuk mengetahui informasi ini?
❓Atau apakah ini hanyalah bukti bahwa Al-Quran adalah firman Allah yang diturunkan dengan ilmu-Nya?

Maha Benar Allah swt. yang telah berfirman:

_*Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?*_ (Fushilat (41): 53).

👉🏼 *Pemimpin Kawanan Semut*

🐜Sebuah contoh lain konfirmasi sains terhadap kebenaran al-Qur’an dapat ditemukan pada An-Naml (27): 18 berikut:

_*Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”;*_

Terjemahan ayat ini, merupakan terjemahan minimal untuk sekedar memperoleh pemahaman awal atau tekstual dari ayat ini. Namun jika dikaji lebih jauh dari disiplin ilmu Bahasa Arab, yang nota bene sangat dibutuhkan untuk memperoleh makna substansial dari setiap ayat al-Qur’an di samping ilmu-ilmu lainnya, maka dari ayat ini akan ditemukan sebuah isyarat ilmiah, yang luar biasanya telah 14 abad lampau disebutkan Al-Qur’an namun baru pada abad 20 dapat dikonfirmasi oleh sains, khususnya ilmu Biologi.

Secara sederhana dapat dijelaskan, dari sudut pandang bahasa Arab, sebenarnya ada distorsi penting dari terjemahan resmi (versi Depag) di atas, khususnya pada kalimat *Qaalat* *namlatu* (ﻧﻤﻠﺔ) yang diterjemahkan dgn : _“berkatalah seekor semut”_. Semestinya terjemahan lengkapnya adalah _“(telah) berkata seekor semut betina”._

❓Mengapa demikian..?

Karena kata namlatun (ﻧﻤﻠﺔ) menggunakan bentuk muannats (kata benda untuk jenis perempuan) dgn tanda ta’ marbuthah ( ة ) sehingga semut yang dimaksud dalam ayat ini adalah semut betina. Itulah sebabnya kata kerja ﻗﺎﻞ yang mendahuluinya diberi akhiran ta’ maftuhah ( ت ) sebagai kata ganti untuk perempuan/betina merujuk pada dhamir ھي (Hiya) sehingga menjadi ﻗﺎﻟﺖ (berkata) sebagai pertanda bahwa yang berkata itu adalah _“semut betina”._

✍🏼Jadi kesimpulan pertama, semut yang dimaksud dalam ayat ini adalah *“Semut Betina”*.

❓Selanjutnya, apakah yang dikatakan oleh *“Semut Betina”* itu?

Jawabannya ada pada kalimat berikutnya:

_*“…Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”*_

🐜SEMUT BETINA tersebut ternyata memerintahkan kepada semut2 yang lain untuk masuk ke dalam lobang mereka.

Bila demikian halnya, berarti semut betina mempunyai otoritas khusus atau kekuasaan sehingga ia dapat memerintahkan semut2 yang lain untuk melakukan sesuatu.
Artinya dalam spesies semut, terdapat juga pemimpin yang memiliki otoritas dan kuasa untuk memerintah dan mengatur tata kehidupan mereka, dan ayat ini mengisyaratkan bahwa pemimpin dalam spesies semut itu adalah *Semut Betina*, bukan semut jantan.
Karena betina, Kita sebut saja pemimpin semut ini sebagai *“Ratu Semut”*
Pertanyaan berikutnya

❓Apa kata sains berkenaan dengan isyarat Al-Qur’an ini..?

💭Ternyata, Sains dalam hal ini biologi modern memberi konfirmasi bahwa pemimpin suatu entitas semut adalah seekor Semut Betina, RATU.
(Sumber: Agus Purwanto, D.Sc., Ayat-Ayat Semesta: Sisi-Sisi Al-Qur’an Yang Terlupakan, (Bandung:  2008)

✍🏼Betapa kecanggihan mukjizat ilmiah al-Qur’an , jauh mendahului perkembangan ilmu pengetahuan (Sains) dan tekhnologi.
14 abad yang lalu al-Qur’an sudah menegaskan bahwa pemimpin suatu komunitas semut adalah semut betina, tapi sains modern baru bisa menemukannya pada abad ke 20.

_Sahabat Surgaqu..._
_Masih banyak contoh2 fakta Al Quran mendahului ilmu Sains yang tak mungkin disebutkan sat satu disini._

*Mari kita tadabburi Al Quran yang istimewa di bulan suci bulan nya Al Quran...
Yakni
RAMADHAN yang kita rindukan sebentar lagi akan tiba..

Wallahu A'lam bishawab

➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰
 ✨ *DISKUSI*  F5✨
*Rekap pertanyaan*

1. Tia 579..

Bun.. bisa di share ayat ttg hujan yg ada di alqur'an? 😍😍😍
Jawab:
Banyak ayat yg menerangkan tentang hujan.

An-Nahl : 65
وَاللَّهُ أَنزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَآ ۚ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايَةً لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ
Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).

Az-Zukhruf : 11
وَالَّذِى نَزَّلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءًۢ بِقَدَرٍ فَأَنشَرْنَا بِهِۦ بَلْدَةً مَّيْتًا ۚ كَذٰلِكَ تُخْرَجُونَ
Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).

Al-Hijr : 22
وَأَرْسَلْنَا الرِّيٰحَ لَوٰقِحَ فَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَأَسْقَيْنٰكُمُوهُ وَمَآ أَنتُمْ لَهُۥ بِخٰزِنِينَ
Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.

Bisa dibuka juga
QS: Asy-Syuura [41] : 28
QS: Qaaf (50) : 9
QS. Al Anbiya’ (21) : 30
QS: Surat Al Waqi’ah (56): 68-70
QS: Surat An-Nahl (16): 10
QS: Surat al-Furqan (25) : 48
QS. Asy Syuura : 28
Dan msh ada lg lainnya.

Dari semua jelas sekali bahwa air hujan penuh berkah dari Allah. Makanya ketika hujan kita dituntunkan untuk berdoa ketika turun hujan.


2. ada yg ingin ditanyakan 🙋
berkaitan dg sains, bisakah dijelaskan ttg fenomena perdebatan ttg :
apakah bumi itu bulat atau datar?
Jawab:

Jika dalam Alquran menggambarkan bahwa bumi seperti karpet. Maka kita seperti menggambarkan karpet itu datar. Namun tidak karpet juga bisa melingkar di globe. Hingga memudahkan Anda berjalan di atasnya.


Jadi, dalam surat Al-Kahf ataupun surat Adz-Dzariat yang mengatakan bahwa bumi dihamparkan di sini bukan berarti datar.  Itu salah paham. Dihamparkan di sini berarti bermacam-macam. Globe pun bisa diartikan demikian. Karena tidak ada dua surat yang kontradiktif.


Jika Anda berpikir, okelah bahwa artinya masih samar (abu-abu), karena ada ayat lain yang secara benar menyatakan bahwa bumi berbentuk bulat. Jika Anda membaca surat An-Naba, An-Naziat ayat 30, dan setelah itu 'bumi Dia hamparkan' (79:30). Di ayat sebelumnya dikatakan bumi dihamparkan, dan di ayat lain diartikan bahwa bumi bulat. Namun seperti kita tahu bumi tidak sepenuhnya seperti bola.  Itu seperti dipadatkan di antara dua kutub.


Dan 'Dahaha' di sini berasal dari kata Arab 'duhya' juga berarti sebuah telur. Dan kita tahu, bentuk telur tidak sepenuhnya bulat. Dan dalam Alquran menyebut dalam surat Luqman ayat 29 'Dan Allah menciptakan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam.  Dan Allah Swt mempergantikan siang ke malam dan malam ke siang. Fenomena ini hanya terjadi jika bumi itu bulat. Jika itu datar tidak mungkin terjadi." kata Zakir Naik panjang lebar.
http://news.bersamadakwah.net/2017/04/bumi-bulat-atau-datar-dokter-zakir-naik.html?



3. Semut pemimpin semut mempunyai otoritas khusus dapat memerintahkan semut2 yang lain dalam mengatur kehidupannya. Pertanyaan saya bagaimana kita umat manusia apakah wanita juga bisa menjadi di pucuk pimpinan yang mengatur semuanya ?🙏🙏🙏

Wanita Dan kepemimpinan

Dalam al Qur'an, kaum laki² adalah pemimpin bagi kaum wanita.
An-Nisa' : 34
الرِّجَالُ قَوّٰمُونَ عَلَى النِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَبِمَآ أَنفَقُوا مِنْ أَمْوٰلِهِمْ ۚ
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka...

”Ibnu Umar r.a. berkata : Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : ”Kamu sekalian pemimpin dan kamu akan ditanya hal rakyat yang dipimpinnya. Dan suami adalah pemimpin pada keluarganya dan akan ditanya hal keluarga yang dipimpinnya. Istri adalah pemimpin dalam pemeliharaan rumah tangga suaminya dan akan ditanya hal yang dipimpinnya. Pelayan adalah pemimpin dalam pemeliharaan harta milik majikannya dan akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Dan kamu sekalian pemimpin dan akan ditanya (diminta pertanggung jawaban) dari hal yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jd jelas dalam al Qur'an kaum laki² adalah pemimpin bagi kaum wanita.

➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰

           ✨ *DISKUSI*  F40✨
1⃣Devdat 497
1.Sedemikian dahsyatnya kandungan AlQur'an. yg tak sepadan dg riset manusia. Knp periset muslim masih kaalah dg yg non muslim ya?
2.Apa yg menyebabkan manusia tidak menemukan hidayah bahkan merasa jenuh membaca berulang2 Al Qur'an sampai akhirnya futur?
3.Perlukah ortu menjabarkan kandungan AlQur'an sebagai warisan sementara ilmu ortunya sangat dangkal. Di satu sisi, sedekah ilmu adalah amal jariyah yg abadi.

*Jawab*
1. Tidak smua nya demikian ya, bahkan ilmuan² banyak yg Muslim. Mereka telah banyak berkiprah memainkan peran yg significant. Mungkin krn ditutup²i sehingga banyak umat Islam tdk mengetahui.

2. Kurangnya keimanan dalam hati sehingga menyebabkan kefuturan td. Ghiroh dalam berIslam jg kurang.

Al-Isra' : 82
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.

3. Perlu InsyaAllah.
Itulah mengapa kita diwajibkan membaca, ayat pertama yg turun iqro' bacalah. Agar setelah membaca jadi paham dan bs mentransfer ilmu yg sdh dibaca tersebut.
Apalagi ibu al umm al madrosatun, ibu madrasah pertama anak, yg akan mengantarkan anak² menjadi sholih dan sholihah.
InsyaAllah
Smg kita smua dipermudah untuk menjadi ibu yg sholihah bagi anak² kita.
Wallahu'alam

2⃣Iffah Ma'rifah 497
1.bagaimanakah al qur'an menjelaskan manfaat wudhu

2.mana yg lebih utama antara mentadaburi al qur'an atau menghatamkan 30 juz selama ramadhan

*Jawab* :
1. Wudhu merupakan suatu amalan yg senantiasa kita lakukan. Manfaat wudhu seperti sdh diketahui umum sangat banyak sekali ya. Selain dari segi kesehatan jasad dan ruhani pembersih noda dan dosa, serta menjadi bercahaya anggota² wudhu, dengan berwudhu maka mengangkat derajatnya disisi Allah.

2. Sunnah untuk lebih banyak berinteraksi dengan al Qur'an, krn Ramadhan itu syahru Qur'an. Tetapi jika memungkinkan unt mentadaburi maka itu lebih baik. Krn akan lebih bisa memahami isi kandungan al Qur'an itu.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan yang di dalamnya –mulai- diturunkannya Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan yang nyata yang menunjuk kepada kebenaran, yang membedakan antara yang haq dan yang bathil.” (QS Al-Baqarah: 185)

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan untuk bisa lebih memanfaatkan bulan Ramdahan kali ini dan bulan-bulan lainnya dalam beribadah kepada Allah seiring berkurangnya jatah hidup di dunia.

3⃣Zahro 497
1. surat al waqiah, al haqqah dan al fajr sama2 menjabarkan ttg kiamat. Apa beda ketiganya secara science?
2. Dan bagaimana AlQur'an memberikan jwaban ttg kehidupan akhirat dalam pandangan science?

*Jawab*
Semua menjelaskan tentang kiamat itu apa.
Ini bisa dibaca di tafsir nya ya, InsyaAllah lengkap. Bs tafsir ibnu katsir ato fi zhilalil Qur'an. Afwan😊

4⃣Bun RasUna 405
Parameter diri cinta terhadap Allah dan Rasul dapat terlihat sebagaimana kita tidak dapat menjauh dari Al-Qur'an serta keinginan kuat untuk terus bersamanya.
Saat kita merasa agak jenuh membaca Al Quran apa yg harus kita lakukan utk mengusir rasa jenuh itu Ustadzah ??

*Jawab:*
Jenuh futur itu manusiawi ya. Dan bisa terjadi pada siapapun.
Asalkan tidak sampai pada titik nol ato bahkan minus.
Jadi ketika futur melanda kembalikan niat kita, perbaiki selalu niat kita. Agar Allah senantiasa menjaga keimanan kita.

Dari Abdullah bin Amru, ia berkata bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

"Setiap amal memiliki puncaknya dan setiap puncak pasti mengalami kefuturan (keloyoan). Maka barang siapa yang pada masa futurnya (kembali) kepada sunnahku, maka ia beruntung dan barang siapa yang pada masa futurnya (kembali) kepada selain itu, maka berarti ia telah celaka" (HR. Imam Ahmad dari sahabat Anshar)

5⃣Habibah 087
1. Saat kiamat terjadi gaya gravitasi akan menghilang sehingga manusia akan melayang ayat al quran mana yg menerangkan hal tersebut?
*Jawab :*
Untuk yg manusia akan melayang
Ada dalam juz 30 semua...
Langit terbelah dan berwarna merah mawar seperti kilatan minyak...

Manusia berterbangan..seperti kapas..dll

Gravitasi
Ya Sin : 38
وَالشَّمْسُ تَجْرِى لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Al-Furqan : 61
تَبَارَكَ الَّذِى جَعَلَ فِى السَّمَآءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرٰجًا وَقَمَرًا مُّنِيرًا
Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.

Al-Anbiya : 33
وَهُوَ الَّذِى خَلَقَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ فِى فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.

Dalam al-qur’an terdapat ayat-ayat yang berkaitan dengan alam semesta khusunya tentang gaya gravitasi. Yaitunya segala benda-benda yang ada dalam alam semesta ini bergerak dan berputar, hal ini menunjukan adanya garvitasi dari masing-masing benda tersebut seperti dalam tatanan tata surya, yang mana matahari sebagai pusat tata surya sekaligus sumber dari gravitasi yang menarik segala benda-benda langit (planet, bulan, dan bintang-bintang lainnya. 
Penemu teori gravitasi adalah *Ilmuwan Muslim* bernama Abdurahman al Khazini....abad ke 11. Namun kemudian di klaim oleh beberapa pihak. 
Wallahu'Alamalam
Dalam al-qur’an sudah menjelaskan tentang itu sebelum teori tersebut ditemukan. Ini menunjukan betapa besarnya mu’jizat al-qur’an dari kebenarannya serta kagungan dan kebesaran kuasa allah swt.

2. Bagaimana dengan teori kehidupan yg dikenal dengan teori abiogenesis 'makhluk hidup diciptakan dr zat2 seperti amoniak atau zat anorganik dsb'
Apakah teori itu benar terhadap penciptaan dunia dan makhluk hidup ?Bagaimana Al Quran menjelaskan hal tersebut?

*Jawab :*

2. Al-Qur'an dan Pembentukan Minyak Bumi
Minyak mentah atau minyak bumi terbentuk akibat adanya percampuran dari berbagai hidrokarbon dengan mineral seperti sulfur dalam tekanan yang ekstrim. Saat ini telah diketahui bahwa sebagian besar, jika tidak dapat dikatakan semua, minyak mentah ini berasal dari bahan-bahan organik seperti binatang-binatang kecil dan tumbuh-tumbuhan yang mati dan terkubur di dasar laut jutaan tahun yang lalu, melalui proses peruraian dan pencampuran dengan pasir dan lumpur ditambah dengan tekanan yang tinggi.

Walaupun fakta tentang pembentukan minyak dari bahan organik ini baru diketahui satu-dua abad ini, namun ternyata hal ini telah disebutkan di dalam Al-Qur'an 14 abad yang lalu di surah Al-A'la (87) ayat 1-5:
[87:1] Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi,
[87:2] Yang menciptakan, dan menyempurnakan
[87:3] dan Yang menentukan kadar dan mengarahkan (memberi petunjuk),
[87:4] dan Yang (telah) menumbuhkan/menciptakan rumput-rumputan (al-mar'a),
[87:5] lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman (ghutsaa-an ahwaa).

Di ayat ke-4 Al-Qur'an menggunakan al-mar'a, yang mana menurut Arabic-English Lane's Lexicon dapat berarti padang rumput (pasture) maupun tumbuh-tumbuhan jenis rumput-rumputan (herbage).  Jika pepohonan dalam Al-Qur'an adalah syajarata, dan tumbuh-tumbuhan secara umum dikatakan dengan nabata, di ayat ke-4 ini Al-Qur'an menggunakan kata al-mar'a yang mengacu kepada subtansi organik ataupun tumbuh-tumbuhan jenis rumput-rumputan (termasuk pula dalam kategori al-mar'a ini tumbuh-tumbuhan air seperti ganggang/alga dan hydrilla).  Al-mar'a ini juga mengacu kepada tumbuh-tumbuhan di periode awal bumi, sebagaimana ketika Allah menceritakan mengenai penciptaan alam semesta dan bumi di surah An-Naazi'aat (79), yang di bahas dalam postingan "Bumi Tercipta Lebih Dulu Daripada Langit, Sebuah Pernyataan Al-Qur'an (klik disini untuk baca)".
[79:31] Ia mengeluarkan daripadanya mata airnya, dan tumbuh-tumbuhannya (wamar'aahaa)
Kemudian di ayat ke 5 dikatakan "faja'alahu ghutsaa-an ahwa" yang arti kata-per-kata-nya adalah "kemudian dijadikan-Nya itu ghutsaa-an ahwa". Ghutsaa-an menurut Arabic-English Lane's Lexicon berarti  "the rubbish or small rubbish, or particle of things, or refuse and scum and rotten leaves mixed with the scum, borne upon surface of a torrent" -- kumpulan partikel, sampah ataupun daun-daun busuk yang tercampur dengan sampah tersebut, yang mengalir dengan sangat deras (torrent), sementara ahwaa berarti gelap, menjadi berwarna hitam kehijau-hijauan.

Dari ayat ke-4 dan ke 5 surah Al-A'la (87) diatas terlihat bagaimana Allah menjelaskan bahwa subtansi organik dalam hal ini al-mar'a ketika mati dijadikan Allah bercampur menjadi suatu cairan yang mengalir dan berwarna hitam gelap (ahwaa), yang kita kenal dengan sebutan minyak bumi. Ahwaa digunakan disini, bukannya kata aswad yang berarti hitam, mengindikasikan adanya penumpukan yang banyak dari ghutsaa-an sehingga warnanya menjadi gelap hitam dengan sedikit kehijau-hijauan (definisi berdasarkan Arabic-English Lane's Lexicon halaman 661).

Empat sifat minyak bumi yang diketahui surah Al-A'la ayat 4-5 di atas yaitu :
Berasal dari bahan organik dan mengalami proses pembusukan
Mengalir dengan sangat deras seperti banjir
Berwarna gelap kehitam-hitaman akibat penumpukan yang lama
Terbentuk di periode bumi awal. Al-mar'a sebagai kata benda hanya digunakan dua kali dalam Al-Qur'an. Satu di surah Al-A'la (87) ayat 4 ini, yang kedua adalah di surah An-Naazi'aat (79) ayat 31 ketika mengisahkan tentang pembentukan awal alam semesta dan bumi (baca di "Bumi Tercipta Lebih Dulu Daripada Langit, Sebuah Pernyataan Al-Qur'an)

Penciptaan manusia
Qs.al hajj:5, mu'minun:12-16, sajdah:8, mursalat:20, thariq:6-7, 'alaq:2
Tafadhol bs dibaca tafsirnya.
Bs tafsir ibnu katsir yg umum dijadikan rujukan

6⃣ Bunda Yulia 087
Bagaimana caranya kita menghidupkan Al quran dalam diri kita, sehingga tercermin dari perilaku kita dalam kehidupan sehari - hari.

*Jawab:*
Menghidupkan Al Quran dalam diri kita dan keluarga.
”Tidak ada kedengkian, tidak ada kebencian. Tidak ada permusuhan, tidak ada dusta, tidak ada kebohongan, tidak ada kecurangan dalam rumah tangga, dalam berbisnis, dan berniaga, sehingga kita benar-benar berjalan bersama Al Quran.

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung” (Al-Qolam: 4)

Sebagai makluk, jika tidak terpisah dari sang khaliq, maka manusia akan tenang. Di situlah pentingnya kita sebagai manusia senantiasa bersama Al Quran.
Al Quran membuat hidup kita terarah, karena sesuai yang dikehendaki sang Khaliq.

Selalu dekat dengan Al Qur'an, kesungguhan dan upaya serius dalam mempelajari al-Qur’an.

Tak ada kata terlambat untuk sebuah kebaikan. Apalagi jika ingin meraih keberkahan al-Qur’an tersebut.

Sehingga memiliki hati yang bisa mengambil manfaat dari setiap ajaran dan peringatan dari al-Qur’an.

7⃣ Elis Komariah 497
Kurang lebih sdh 8 bln suami di vonis gagal ginjal dan harus cuci darah 2x dlm seminggu. Yg saya pertanyakan bagaimana hukumnya cuci darah ketika puasa ramadhan nanti?

*Jawab:*
Proses cuci darah, mengeluarkan darah dari pasien, dimasukkan ke dalam suatu alat agar dilakukan perawatan tertentu, kemudian dikembalikan ke tubuh pasien. Dalam proses ini, zat kimia dan mineral tertentu ditambahkan ke dalam darah tersebut, seperti: kadar gula, ion tubuh, atau yang lainnya.

Jika proses pencucian ini dicampur dengan beberapa nutrisi mineral, sehingga menggantikan makan dan minum. Maka  keadaan demikian, statusnya membatalkan puasa.

Jika masih memungkinkan untuk qadha maka dia wajib qadha.

Namun, jika tidak memungkinkan untuk mengqadha maka statusnya sebagaimana orang tua yang tidak mampu puasa. Dia boleh tidak puasa ketika proses cuci darah dan diganti dengan fidyah.

Akan tetapi, jika campuran yang disisipkan di darah pasien ketika proses dialisis (cuci darah) bukan nutrisi bagi tubuh, namun hanya sebatas membersihkan dan mencuci darah, maka hal ini tidak membatalkan puasanya, sehingga seseorang boleh mengambil tindakan medis ini meskipun sedang berpuasa.

 Persoalan semacam ini perlu ditanyakan ke dokter yg menangani ya. Syafahallah
Semoga Allah memberikan kesembuhan untuk suami bunda Elis


➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰
    ✨ *CLOSING STATEMENT* ✨
Fakta Ilmiah dalam Al Quran telah terbukti kebenarannya.

Al-Hijr : 9
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحٰفِظُونَ
Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

Ali 'Imran : 190-191
إِنَّ فِى خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلٰفِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَءَايٰتٍ لِّأُولِى الْأَلْبٰبِ
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيٰمًا وَقُعُودًا وَعَلٰى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بٰطِلًا سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Semoga kita semua bisa menjadi hamba Allah yg senantiasa mentadaburi Al Qur'an.

Sy akhiri, afwan minkun ada kurang nya itu dr sy pribadi, kebaikan itu dr Allah, fastabiqul khairat,
Allahu yubarik fiikum

جَزَاكُمُ اللّهُ خَيْــــرًا كَثِيْرًا

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ
 وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

🌹Ummunashrullah🌹

          ✨ *PENUTUP*✨

Mari kita tutup majlis mulia ini dengan membaca Hamdallah, istighfar, dan do'a kafaratul majlis

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
اسْتَغْفِــــرُ اللّــــهَ الْعَظِــــيْم
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Maha Suci Engkau yaa Allah dan dengan memujiMU aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau Aku mohon ampun dan bertaubat kepadaMU

آمــــــــــــــــــين يَا رَبَّالعَالَمِين

🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂

09 Mei 2017

KOL AIHQ : MAKNA KEMENANGAN DALAM ISLAM





MAKNA KEMENANGAN DALAM ISLAM

NOTULEN KAJIAN AIHQ FASIL 5
TEMA: Hakekat Kemenangan
MAKNA KEMENANGAN DALAM ISLAM

📣 Sahabat Rahimakumullah

🔅Dalam bahasa Al Quran ada kata *Fath* :Kemenangan
(Al Quran Surat An Nashr )

~~📖~~

👉🏻ayat 1.  _Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan_
👉🏻ayat  2. _Dan engkau melihat manusia berbondong-bondong manusia masuk agama Allah,_
👉🏻ayat  3. _Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya, sungguh Ia Penerima Taubat_

❓ *Apa tujuan kemenangan Islam..?*

🔅Kemenangan Islam adalah bukan kemenangan orang perorang (individu) ataupun bukan pula kemenangan suatu ras atau etnis tertentu, tetapi dalam Al Quran surat 110, kemenangan Islam adalah *_kemenangan kemanusiaan yaitu berduyun-duyunnya ummat manusia memperoleh hidayah Allah SWT_*.

🔅Sementara itu tujuan kemenangan Islam sejalan dengan tujuan perjuangan dakwah para nabi dan Rasul-Nya Allah SWT.

❓ *Apa tujuan dari perjuangan para Nabi dan Rasul, khususnya Rasul SAW?*

Tujuannya agar ummat manusia memperoleh nikmat Allah SWT yang tertinggi atau terbesar.

❓ *Apakah gerangan itu?*

yaitu memperoleh sesuatu yang tidak akan pernah dapat diberikan oleh siapa pun melainkan hanya Allah SWT,  dalam hal ini maksudnya adalah hidayah Allah SWT.
Kemudian timbul pertanyaan berikutnya:

❓ *Siapakah penentu satu-satunya kemenangan Islam?*

~~📖~~

Al Quran Surat Ali Imran ayat:160:

_*"Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kamu, tetapi jika Allah  membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah  saja orang-orang mukmin bertawakkal."*_

🔅Dalam ayat ini Allah SWT secara jelas dengan gaya bahasa dialog dan retoris menyatakan bahwa Allah SWT adalah satu satunya yang dapat memberikan dan menentukan kemenangan bagi ummat Islam.

❓ *Konsep Apa yang diajarkan oleh Allah SWT mengenai kemenangan Islam? Apakah kita ummat Islam saat ini, sudah layak dimenangkan atas lawan-lawan kita?*

🔅Selain Konsep-konsep kemenangan islam, ada juga  konsep-konsep kemenangan di luar konsep Islam, maka pertanyaannya adalah:

❓ *kita sebagai muslim mau pilih konsep yang mana?*

💥1⃣

📣 _Sahabat Fillah_
~~📖~~

Al Quran Surat Al Imran berbicara tentang orang yang beruntung (Faaz) ayat 185:

_*"Dan barangsiapa yang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan kedalam surga sungguh ia memperoleh kemenangan".*_

🔅Sering dalam benak atau pemikiran seseorang yang mengaku muslim, bahwa hakekat, motivasi serta tujuan yang sebetulnya dari kemenangan Islam,   tidak difahami oleh orang-orang non muslim seperti orang Barat, yang menyangka bahwa kemenangan Islam itu adalah hanya sekedar peperangan dalam arti pertempuran yang satu ke pertempuran lainnya, semata hanya dalam arti fisik yaitu sebatas gerakan untuk mengangkat senjata atau  pedang, migrasi besar besaran sebagian manusia ke wilayah-wilayah taklukan atau jajahan untuk dikuasai.

🔅Namun ternyata hal ini bahkan tidak difahami juga oleh sebagian besar orang–orang yang mengaku sebagai kaum Muslimin itu sendiri, yaitu orang-orang yang menganggap bahwa suatu ekspansi wilayah atau perluasan daerah kekuasaan ke dalam wilayah kekuasaan Islam itu dan menganggap kemenangan yang hakiki dalam Islam, dan juga dianggap sebagai suatu tindakan yang penuh jasa bagi para mujahid Islam di sepanjang masa.

🔅Mereka memiliki pendirian yang sama jauhnya dari penjelasan yang  sesungguhnya dari Allah SWT tentang hakekat kemenangan Islam. Dan jika anggapan mereka benar penjelasan Allah SWT dalam Al Quran bukan termaktub sbb.:

👉🏻Pada ayat yang kedua dari surat ini:
_Dan kamu lihat manusia berbondong –bondong_ _masuk agama Allah_ tentu berubah ayat ini menjadi:
_Dan kamu lihat wilayah wilayah yang ditaklukan menjadi semakin besarnya_
 Jika kita mau sedikit berfikir yaitu dengan menanyakan:

❓ *mengapa kemenangan menurut konsepnya Allah SWT berbeda dengan konsepnya  manusia..?*

❓ *Mengapa Kemenangan Islam Diartikan Dengan Turunnya Hidayah Atas ummat Manusia..?*

❓ *Kembali ke pertanyaan mengapa Allah SWT artikan kemenangan dalam bentuk berbondong-bondongnya manusia masuk agama Allah SWT..?*

❓ *Mengapa bukan dengan bertambah luasnya wilayah yang berada di bawah kekuasaan Islam. Atau bertambah kayanya kaum muslimin dengan bertambah  banyaknya hamba-hamba sahaya non muslim yang ditawan dan dapat diperjualbelikan di pasar budak dengan harga yang sangat  tinggi..?*

❓ *Tetapi mengapa kemenangan menurut Allah SWT itu dibukakan pintu hidayah sehingga manusia berduyun-duyun memperoleh hidayah sehingga mereka dapat berbondong-bondong menikmati hidayah dengan memasuki agama Islam dengan penuh kesukarelaan tanpa paksaan..?*

~~📖~~

Padahal kita tahu, Allah SWT berfirman:

_*Tidak boleh ada paksaan dalam agama, yang benar itu telah jelas berbeda dari yang tidak benar.”*_ (QS. Al-Baqarah [2] : 256).

🔍 Jika dicoba dicari hikmahnya yaitu Allah SWT berikan hidayah karena hidayah adalah suatu bentuk pemberian tertinggi yang dapat diberikan Allah SWT kepada hambanya, bukan harta benda, wilayah, pangkat, jabatan atau kedudukan, atau yang lain sebagainya.

🔅Bukankah kita sering mengulang-ulang ucapan bahwa kita patut bersyukur atas nikmat terbesar dari Allah SWT yaitu adalah nikmat iman dan Islam.

💭 Coba bayangkan semua dapat diwariskan atau diberikan dari makhluk ke makhluk seperti kekuasaan, harta benda, wilayah dan lain sebagainya. Namun iman atau hidayah hanya Allah SWT sebagai satu-satunya Zat Yang mampu memberikan, bukan yang lain bahkan Nabi SAW sekalipun tidak akan pernah mampu untuk memilki kewenangan untuk itu (lihat kasus paman beliau Abu Tholib sampai sampai Allah SWT sendiri yang menjelaskan mengenai perihal paman beliau sendiri).

🔅Jadi menangnya Ummat Islam menurut Allah SWT yaitu merupakan perwujudan dari pemberian hadiah terbesar dari Allah SWT buat ummat manusia sesuai tujuan azasi atau tujuan hakiki perjuangan Nabi-nabi yaitu terselamatnya manusia secara berduyun-duyun dari ancaman neraka-Nya Allah menuju Surga-Nya Allah SWT.

🔅Fathul Mekkah dan kemenangan yang Allah SWT sebutkan dalam surat An Nashr bukan sesuatu yang ujug ujug turun begitu saja tetapi hal ini merupakan suatu rangkaian panjang sejak perjuangan yang dilakukan oleh Nabi SAW dari mulai beliau diutus terus selama 13 tahun perjuangan di bawah penindasan oleh kafir Qurasy, dan kemudian dilanjutkan selama 10 tahun di Madinah Al Munawarah.

💥2⃣

📣 _Sahabat AIHQ yang disayang Allah SWT_


🎖 *Hakikat Kemenangan Yang Diberikan Allah SWT* 🎖

🔅Kemenangan yang Allah SWT berikan kepada Nabi kita dan Ummat Islam pada waktu itu tiada duanya maksudnya tidak sama dengan yang Allah SWT  berikan kepada Nabi-nabi yang lain. Kemenangan yang ada di Al Quran untuk Baginda Nabi saw adalah kemenangan hakiki dengan tersebarnya hidayah, bahkan hidayah juga tersebar ke lubuk lubuk hati yang telah begitu benci akan Islam seperti: Hindun, Abu Sofyan, Ikrimah bin Abi Jahal, Sofwan bin Umayah, Suheil bin Amr, dan lainnya.

👉🏻 Perlu diluruskan tentang image Islam khususnya image arti kemenangan Islam yang telah dikaburkan atau dirusak, dan hal ini tidak saja menyangkut tentang kemenangan-kemenangan Islam itu semata, tetapi juga mengenai pemikiran Islam itu sendiri.

🔅Kemenangan Islam adalah kemenangan agama Islam karena dengan terbukanya hidayah dari Allah SWT, maka terbuka pula lubuk-lubuk hati manusia untuk menerima Islam sebagai satu-satunya sistem kehidupan bagi seluruh ummat manusia yang terhidayah.

📖 Allah SWT berfirman:“Hai manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita, dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, agar kamu saling berkenalan.” (QS. Al-Hujurat [49] : 13)

👉🏻Bahkan di jaman Nabi SAW sendiri juga sudah beranekaragam motif dan tujuan orang-orang dalam suatu perjuangan bahkan dalam hal ini boleh jadi mereka juga ikut berjuang bersama Nabi SAW juga, sehingga suatu ketika Rasulullah SAW pernah ditanya seseorang:

*“Orang yang berjuang untuk mencari harta rampasan, orang yang berjuang untuk mencari keharuman nama, orang yang berjuang agar dikagumi orang, manakah di antara mereka yang berjuang di jalan Allah SWT?”*

👉🏻Beliau SAW menegaskan:“Siapa yang berjuang untuk menegakkan kalimat Allah yang tinggi, Ia berjuang di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

🔅Disini Al-Qur’an dan Hadis Nabi SAW menegaskan kepada kita hakekat dan tujuan  peperangan dalam Islam dan hakekat dan tujuan kemenangan Islam secara jelas.

➰Islam diperjuangkan dan dimenangkan berdasarkan niat suci untuk mencari keridhoan Allah SWT.

“Siapa yang berjuang untuk ketinggian kalimat Tuhan yang tinggi, ialah yang berjuang di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

🔅Jadi sudah sangat jelas hakekat kemenangan Islam adalah sangat jauh berbeda antara kemenangan Islam itu dan kemenangan-kemenangan militer lain.

 Allah SWT berfirman:
_*“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.”*_ (QS. Ali-Imran [3] : 19)

🔅Ada pun yang dimaksud dengan menjadikan kalimat Allah SWT kalimat yang tinggi mengandung arti menjadikan Islam itu kepunyaan Allah SWT, yaitu agama seluruh umat manusia, tanpa mengenal batas kebangsaan, ras, etnis, kesukuan dsb. Islam bagi Allah saja ( *mukhlishiina lahuddiin*) secara mutlak berarti mengikhlaskan hati untuk Allah SWT saja, bukan untuk yang lain. Allah SWT memerintahkan kita dalam berdakwah:

~~📖~~

_*“Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan bijaksana dan pelajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang sebaik-baiknya.”*_ (QS. An-Nahl [16] : 125)

🔐Hampir dapat dipastikan bahwa pemimpin muslim dalam peperangan-peperangannya yang pertama, juga dalam kebanyakan peperangan yang terjadi kemudian, mempunyai tujuan hanya semata-mata untuk menegakkan kalimat Allah SWT, dan agar Islam itu menjadi satu-satunya sistem kehidupan seluruh umat manusia,  bukan dengan melalui paksaan, tetapi dengan melalui da’wah yang mencontoh dakwahnya Nabi SAW.

💥3⃣

📣 _Sahabat Surga AIHQ Aca_

❓ *Bagaimana manajemen menuju kemenangan..?*

👉🏻 Ciri utama sistem Islam adalah sistem yang adil yang menjamin hak-hak yang sama untuk setiap muslim. Pemimpin yang berkuasa beserta setiap anggota keluarganya, atau suatu kelompok tertentu dalam masyarakat, tidak diberi pengecualian apa pun, melebihi hak-hak setiap orang yang menjadi rakyat jelata. Sistem Islam memberi jaminan keadilan mutlak dalam hubungan antara golongan dan antara bangsa. Islam menjamin keadilan antara bangsa apa pun di dunia ini.

~~📖~~

_*“Dan janganlah sampai kebencian suatu kaum terhadapmu menjadikan kamu bertindak tidak adil. Selalulah bertindak adil, karena hal itu lebih mendekati ketaqwaan.”*_ (QS. Al-Maidah [5] : 8)

🔐Kesimpulan yang dapat diambil adalah *terwujudnya syariah Islam di muka bumi dan hanya kalimat Allah SWT itu menjadi yang tertinggi.*

🔅Bahwa peperangan dalam Islam dan kemenangan dalam Islam dapat diwujudkan dengan  terciptanya kebebasan da’wah dan kebebasan beragama, juga keadilan mutlak untuk seluruh manusia.

👉🏻Jadi kemenangan Islam itu adalah kemenangan yang berlaku bagi seluruh umat manusia, yang belum pernah ada baik sebelumnya mau pun setelahnya fathul Mekkah. Kemenangan Islam bukanlah kemenangan menguasai suatu wilayah ataupun harta benda, tetapi merupakan kemenangan terhadap atas setiap hati nurani ummat manusia di suatu tempat mana pun di muka bumi..

❓ *Bagaiamana mewujudkan nya..?*

🔅Ustadz Satria Hadi Lubis mengungkapkannya dalam bentuk

*P O W E R*👇🏽

*P*elajari sejarah orang orang Besar.

*O*bati hati dengan Al Quran.

*W*aspada terhadap maksiat

*E*nyahkan kemalasan

*R*utin ikut Tarbiyah

_Mendekati Allah SWT dengan *POWER*_

Wallahu a'lam

💥4⃣DH®🔚


➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰
Diskusi
💞*_Sesi Tanya jawab*_💞

1 Mba.Triani
saya kebetulan baru bergabung di grup odoj, saat sdh stabil bisa kholas, terus tau2 berhalangan karena mungkin ada kegiatan yg menyita waktu, jadi suka berat lagi ngejar Semangat kholasnya
Jawab:
1 Mba.Triani
saya kebetulan baru bergabung di grup odoj, saat sdh stabil bisa kholas, terus tau2 berhalangan karena mungkin ada kegiatan yg menyita waktu, jadi suka berat lagi ngejar Semangat kholasnya
Jawab:
Iman kadang naik kadang turun, itu sdh fitrahnya iman kita mengalami fluktuasi semua org mengalaminya.

Iman akan bertambah dengan kebaikan dan berkurang dengan kemaksiatan
Tetapi disini perlu diingat, bahwa penurunan iman jangan sampai ada dititik 0 bahkan minus ato smp keluar dr lingkaran kebaikan.
Charge itu harus dan sangat urgent.
Ketika tdk dicas bs2 tdk hanya habis batre tp juga bs rusak jg.
Yuuuk charge kembali ruhiyah kita, *datangi majlis2 ilmu, rutin ikut tarbiyah*
Dalam lingkaran kebaikan akan terasah nilai ruhiyah yg akan mendekatkan pada Allah

 Bermujahadah ktk mengalami penurunan dan tidak menikmatinya insyaAllah akan menjadikan kita hamba yg semakin bijak memaknai hidup dan kehidupan.
Ber Iltizam (konsekuen) dalam menjalankan syari’at Allah.
Daan yg utama setelah ikhtiar adalah doa. Memperbanyak do’a pada Allah agar diberi keistiqomahan. (Qs. Ali Imran:8, 146-148, Qs. Al Baqarah:250)
Wallahua'alam


2.Mbah Uti

Bagi saya kemenangan yang terindah adalah mampu mengendalikan emosi ketika teraniaya , ketika di fitnah , ketika terhina dan hanya teguh bersujud pada Allah SWT dan yakin  Maha dari segala Maha adalah Allah SWT.
Apakah keyakinan saya ini termasuk kemenangan islam? 🙏😭🙏😭🙏😭🙏😭

Kemenangan yang terindah adalah mampu menghantarkan putra putri kita cerdas 👉🏿 Sholeh n sholiha.
Apakah itu juga termasuk kemenangan islam?
Jawab:

2.Mbah Uti

Bagi saya kemenangan yang terindah adalah mampu mengendalikan emosi ketika teraniaya , ketika di fitnah , ketika terhina dan hanya teguh bersujud pada Allah SWT dan yakin  Maha dari segala Maha adalah Allah SWT.
Apakah keyakinan saya ini termasuk kemenangan islam? 🙏😭🙏😭🙏😭🙏😭

Kemenangan yang terindah adalah mampu menghantarkan putra putri kita cerdas 👉🏿 Sholeh n sholiha.
Apakah itu juga termasuk kemenangan islam?
Jawab:
Itu semua InsyaAllah termasuk kemenangan Islam jika semua terbingkai dalam niat karena Allah. Anak² sholih dan sholihah itu bisa menjadi aset dakwah illallah penegak dien Allah.
Karena sesungguhnya dalam pandangan Islam kemenangan sejati yang di maksud adalah kemenangan dari segala bentuk dosa dan kesusahan di dunia ini serta kemenangan dari pedihnya siksaan api neraka.
“Maka barang siapa dijauhkan dari Neraka dan dimasukkan ke dalam Surga maka sungguh dia telah beruntung.” (QS. Ali Imran: 185)

Al-fauzul ‘adzhim yang banyak kita temukan dalam Al-Quran yang bermakna keberuntungan / sukses besar disebutkan oleh Allah setelah penyebutan tentang orang-orang yang masuk Surga dan terhindar dari Neraka.

 “Mataa rohatul mu’min?” kapankah tiba bagi orang beriman itu rehat? “Yakni saat mereka menginjakkan kakinya di Surga, maka saat itulah rehat mereka yang sesungguhnya.”
Semoga kita semua termasuk bagian dari orang² beriman yg mendapatkan rehat di syurgaNya. Aamiin ya Rabb.
Inilah Kemenangan yang sesungguhnya.


3.Mba Ira
Ummi dlm perjuangan jalan menuju kemenangan itu panjaaaang, apa tipsnya agar qt bersabar dlm perjalanan yg panjang itu..krn bisa jd bukan qtlah yg akan menikmati kemenangan itu tp anak cucu qt kelak yg merasakannya...(byk yg berjatuhan di jalan dakwah)
Jawab:
3.Mba Ira
Ummi dlm perjuangan jalan menuju kemenangan itu panjaaaang, apa tipsnya agar qt bersabar dlm perjalanan yg panjang itu..krn bisa jd bukan qtlah yg akan menikmati kemenangan itu tp anak cucu qt kelak yg merasakannya...(byk yg berjatuhan di jalan dakwah)
Jawab:
Bersabar dalam jalan dakwah memang sulit tapi InsyaAllah ketika bisa bersabar akan mendapatkan kebaikan, dan terhindar dari berjatuhan dijalan dakwah.

Bs dilihat QS. Fushshilat: 30 dan QS. Al-Ahqaf: 13.
Bergaul dengan orang-orang sholih InsyaAllah bs menguatkan azzam, Istiqomahlah dalam kebaikan, dan berpeganglah pd tali Allah.

Karena sabar dalam rangka menjalankan perintah Allah Taala termasuk sabar yang paling tinggi nilainya dibandingkan dengan sabar dalam menghadapi musibah dan persoalan hidup.

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصّٰبِرِينَ
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Al-Baqarah : 153)

Dan semoga kita termasuk dari orang² beriman yg senantiasa bersabar.  InsyaAllah.


➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰
Closing statement

*_“Mataa rohatul mu’min?”_ kapankah tiba bagi orang beriman itu rehat? _“Yakni saat mereka menginjakkan kakinya di syurga_, maka saat itulah rehat mereka yang sesungguhnya".*

Semoga kita semua termasuk bagian dari orang² beriman yg mendapatkan rehat di syurgaNya.  Mendapatkan kemenangan yang sesungguhnya.
Aamiin ya Rabb.

Sy akhiri, afwan minkun ada kurang nya itu dr sy pribadi, kebaikan itu dr Allah, fastabiqul khairat,
Allahu yubarik fiikum
جَزَاكُمُ اللّهُ خَيْــــرًا كَثِيْرًا

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ
 وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

📝🌹Ummunashrullah🌹📝

03 Mei 2017

Lomba Kreasi Kudapan Sehat Dari Singkong - BPKK DPD PKS Kab Wonosobo





Dalam rangkaian Hari Kartini dan Milad PKS ke-19, Rumah Keluarga Indonesia (RKI) - BPKK DPD PKS Wonosobo mempersembahkan acara 'Gebyar RKI' dengan tema "Muslimah sehat, muslimah berdaya dan berkarya".

Rangkaian kegiatan yang diadakan adalah :
 🌮Lomba memasak dan menyajikan kudapan sehat berbahan baku singkong atau ubi (masakan dibuat di rumah) , dg biaya max 30rb.
📿 Pemeriksaan tekanan darah gratis
💉 Pemeriksaan lab dengan biaya murah
🛍 Bazar
🎤 Kajian kesehatan wanita

Kegiatan ini diselenggarakan pada :
📆 Hari/tanggal : Ahad/ 30 April 2017
⏰ Jam : 08.30 -  12.00
🏡 Tempat : Kompleks masjid Al Iman dan TKIT Insan Mulia.

Lomba memasak dan menyajikan kudapan sehat berbahan baku singkong atau ubi diikuti oleh 25 kelompok peserta. Semua peserta berkreasi dengan penuh semangat.
Berikut ke 25 macam kudapan yang disajikan masing² peserta lomba: 
1 Es krim singkong
2 Getuk singkong coklat
3 Brownis kukus mocca mocaf
4 Casava pelangi + Casava ice cream
5 Bola-bola singkong
6 Pastel singkong isi tumis jamur

24 April 2017

KOL AIHQ : La Tahzan, Jangan Bersedih Menghadapi Masa Sulit





La Tahzan, Jangan Bersedih Menghadapi Masa Sulit

Notulen Kajian Online (KOL)
AIHQ Premium - Dept. Kaderisasi PSDM ODOJ

=========================
Hari, Tanggal:  Senin 24 April 2017
Waktu : 19.30 - 21.00 WIB
Tempat : Ummu Kultsum (M)
Muwajjih : Ummi Nashrullah
Judul : La Tahzan, Jangan Bersedih Menghadapi Masa Sulit

💕Isi Notulen💕

💐🍀💐🍀💐🍀💐
Sahabat Fiddin

            😥❌❌😢

🍂Larut dalam kesedihan tidak akan membawa perubahan apa pun. Kesedihan tak bisa mengubah keadaan. Kegelisahan tidak akan menaikkan nilai tukar rupiah. Duka tidak akan mampu mengurangi jumlah PHK.

🍃Kesedihan hanya membuat jiwa merana. Gelisah hanya membuat pikiran tertekan. Kekhawatiran yang tak beralasan hanya mengundang sakit dan kelemahan.

_Selama ALLAH beserta kita_
_Apalah artinya bersedih hati_
_Apalah arti takut_
_Dan .._
_Apalah artinya cemas_
_Tenangkanlah .._
_Tegarkanlah .._
_Tenteramkan_
_Dan .._
_Teduhkanlah hati .._
_Karena sesungguhnya ALLAH beserta kita_
_Kita tidak akan terkalahkan_
_Tidak akan mundur_
_Tidak akan sesat_
_Tidak akan  tersia-sia_
_Tidak akan putus asa_


💐🍀💐🍀💐🍀💐

Sahabat Surga.....🍃

👍🏼 La tahzan. Jangan bersedih. Di setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Di setiap masa sulit, Allah pasti menyediakan pertolongan; bagi hambaNya yang senantiasa berdoa dan giat berusaha.

☺ Daripada waktu tersita untuk bersedih, hamparkan sajadah dan tunaikan shalat sunnah. Ikhlaskan niat menghambakan diri kepadaNya dan akan kau rasakan lapangnya dada dan luasnya rahmat Allah Azza wa Jalla. Hayati setiap takbir yang terucap, bahwa Allah Maha Besar. Segala masalah di dunia tak ada yang besar bagiNya. Bahkan dunia itu sendiri bukan sesuatu yang besar di hadapan kekuasaan-Nya.

_Dan .._
_Tidak akan frustasi_
_Karena sesungguhnya_ _ALLAH beserta kita_
_Pertolongan akan berpihak kepada kita_
_Kemudahan akan menyertai kita_
_Kemenangan akan selalu menemani kita_
_Kemuliaan adalah tujuan kita_

_Dan .._

_Kebahagiaan adalah_ _kesudahan kita_
_Karena sesungguhnya_ _ALLAH senantiasa beserta kita_
_Tiada yang lebih kuat_ _hatinya daripada kita_
_Tiada yang lebih_ _berpetunjuk manhajnya daripada kita_
_Tiada yang lebih agung_ _prinsipnya daripada kita_
_Tiada yang lebih baik_ _perjalanannya daripada kita_


💐🍀💐🍀💐🍀💐
         
Sahabat Surgaku.....🍃

🍀 Bawa seluruh jiwa berdialog melalui ayat-ayatNya. Hadirkan rasa ketika melafalkan seluruh tasbih, tahmid dan lafadz-lafadz doa. Nikmati ketundukan dalam ruku’ tanpa keterpaksaan. Pasrahkan diri dalam sujud dan letakkan segala beban yang kau rasakan. Seperti bumi yang mampu menyerap air hujan, penyerahan diri akan mengosongkanmu dari segala jerih-letih.

🙏🏻 Duduklah bersimpuh menghadapNya, tundukkan hati dan kepala, tengadahkan tangan dan panjatkan doa. Kau tidak sedang memberitahu Yang Maha Tahu, namun kau mengadukan segala yang tak kau mampu. Bermunajatlah memohon pertolongan-Nya, bisikkan segala yang kau pinta.

☺ La tahzan. Jangan bersedih. Di setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Di setiap masa sulit, Allah pasti menyediakan pertolongan; bagi hambaNya yang senantiasa berdoa dan giat berusaha.

🔮 Daripada mengutuk kegelapan, lebih baik kau nyalakan sebuah pelita. Daripada bersedih, lebih baik kau berusaha. Tatap dunia bahwa dengan izinNya mereka akan mendatangimu. Sebab rezeki telah digariskan dan takkan pernah tertukar. Takkan berakhir usia seorang hamba sebelum seluruh rezekiNya tunai terdistribusikan. Jika demikian, mengapa harus bersedih soal rezeki dan nasib diri?

🚿 Tumbuhkan rasa optimis dalam dada. Kembangkan bibir membentuk senyuman. Buka sorot mata penuh harapan. Berbahagialah… menyongsong masa depan.

 Lihat setiap peluang, amati setiap kesempatan. Allah takkan membiarkan masalah tanpa memberikan solusinya. Sebagaimana Dia tidak membiarkan ada penyakit melainkan menurunkan obatnya. Allah takkan membiarkan hambaNya yang telah beriman mengadu-meminta lalu bermujahadah dalam ikhtiar, melainkan akan memberinya pertolongan dan kemudahan; dengan cara yang tampak biasa-biasa saja hingga dari arah yang tak pernah disangka-sangka.

_Dan .._
_Tiada yang lebih tinggi_ _kedudukannya daripada kita_
_Karena sesungguhnya_ _ALLAH bersama kita_
_Bila mungkin ada luka coba TERSENYUMLAH_
_Bila mungkin tawa coba BERSABARLAH_
_Karena air mata tak abadi_
_Akan hilang dan berganti_
_Bila mungkin hidup hampa dirasa_
_Mungkinkah hati_ _merindukan DIA_
_Karena hanya dengan-NYA hati tenang_
_Damai jiwa dan raga_

 💐🍀💐🍀💐🍀💐

La Tahzan Innallaha Ma'ana

        🍃🍀🍂🍃🍀🍂

 *"Jangan bersedih, Sesungguhnya ALLAH bersama kita"*

Wallahu A'lam

_Diselia oleh ®dari berbagai sumber_


💐🍀💐🍀💐🍀💐
📕Tanya Jawab
➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰

1⃣Niar ijin bertanya
jika kita menghadapi suatu masalah
Trus dalah hati bertanya kapankan pertolongan  Allah datang
Apakah termasuk bersedih?

Jawab:
InsyaAllah bukan termasuk bersedih jika dibarengi dengan bersabar, ikhtiar doa dan bertawakal.
Karena ketika menghadapi masalah, kita kembalikan semua pada Allah, bersandar dan berharap hanya pada Allah, bersabarlah, bukankan Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.  
Bisa dihayati kembali qs.Al-Baqarah : 286
Wallahu'alam


 2⃣Bunda Mien
izin brtya..
Kdg kita mampu menjaga lisan dan menjaga emosi utk tenang hadapi mslh, tp kdg kita bgtu terpancing dgn kata2 org yg ditujukn utk kita,, gmn caranya agar bs trus trkontrol emosi dan rasa trsinggung kita..

Jawab:
Bunda Mien, itu hal yg manusiawi, tetapi jika bisa mengelola emosi dengan baik maka itulah lemahlembut. Bisa menguasai diri ketika emosi, tidak buru² merespon maupun memberikan balasan. 

Agar bs trus terkontrol emosi dan rasa trsinggung:  ketika bertemu ucapkan istighfar sebanyak²nya, maafkan kesalahan mereka, kuasai emosi, perbanyak dzikir, membaca Al Qur'an fan shirah Rasulullah saw. 
... ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُۥ عَلَى اللَّهِ ۚ ...
...maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah... (QS.Asy-Syura : 40).

Semoga bund Mien dan kita semua diberikan kemudahan untuk bisa menata dan menjaga emosi


 3⃣ Khadijah
saya itu orangnya suka baper tapi kadang juga tidak bisa jaga emosi dalam menghadapi anak anak saya, 
kadang saya berdoa dalam hati, semoga Allah menghilangkan dan membuang jauh sikap emosi saya 
pertanyaan: adakah cara untuk menghilangkan sikap emosi saya 
semoga pertanyaan saya ada hubungan dgn materi di atas

Jawab:
Sy sendiri juga masih harus dan terus belajar, anak² msh kecil². 
Afwan jika kurang berkenan jawaban nya. 

Yang jelas dengan anak memang dibutuhkan luar biasa sabar nya. Sudah benar dengan banyak doa smg Allah mengaruniakan kesabaran yg lebih.  
Yg jelas dzikir jangan lepas, krn ketika dzikir hati jadi tenang, pikiran ga kusut, InsyaAllah lebih bisa mengontrol emosi. 

Ingatlah bahwa anak adalah buah hati titipan Allah yg harus kita jaga dan kita sayang. Peluk anak² kita. Rangkul dalam setiap doa² kita.
Semoga kita semua diberikan kemudahan dalam mengasuh anak² kita dalam naungan Islami dan menjadikan  anak² kita anak² yg qurrota a'yun, menjadi penerus dakwah illallah tuk menegakkan dien Allah. Aamiin ya Rabb.


➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰


📜Closing Statement

 Senantiasa pasrahkan semua pada Allah. InsyaAllah kesedihan berbuah cintaNya.

 لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا ۖ 
 "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita" (QS.At-Taubah : 40)

وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.(QS.Ali 'Imran : 139)

Sy akhiri, afwan minkun ada kurang nya itu dr sy pribadi, kebaikan itu dr Allah, fastabiqul khairat, 
Allahu yubarik fiikum 
جَزَاكُمُ اللّهُ خَيْــــرًا كَثِيْرًا 

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ 
 وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


📝🌹Ummunashrullah🌹📝


17 April 2017

KOL AIHQ : Bagaimana Ulama Sambut Bulan Ramadhan?





Bagaimana Ulama Sambut Bulan Ramadhan?


Notulen Kajian Online (KOL)
AIHQ Academy - Dept. Kaderisasi PSDM ODOJ

=========================
Hari, Tanggal:  Senin, 17 April 2017
Waktu : 19.30 - 21.00 WIB
Tempat : Ummu Kultsum (M)
Muwajjih : Ummi Nashrullah
Judul : Bagaimana Ulama Sambut Bulan Ramadhan?

💕Isi Notulen
Bagaimana Ulama Sambut Bulan Ramadan?

🤗🌒🌓🌔🌚🌝🌛🌙

Sahabat Fillah
Pertama: banyak di antara manusia menyimpang dari hakekat puasa. Mereka menjadikannya sebagai musim untuk makan, minum, menghidangkan kue-kue, begadang atau menonton televisi. Mereka mempersiapkan  makanan jauh-jauh hari sebelum Ramadan, karena khawatir kehabisan atau harganya naik, maka mereka memborong  makanan dan minuman. Kemudian mereka mencari-cari informasi di chanel televisi untuk mengetahui acara apa yang menarik diikuti dan yang layak ditinggalkan. Mereka abaikan ibadah dan ketaqwaan, dan kemudian hanya memenuhi kebutuhan perut dan pandangan matanya semata.  

Kedua : sebagian yang lain sadar akan hakekat puasa di bulan Ramadan, maka mereka mempersiapkan dirinya sejak bulan Sya’ban. Bahkan ada yang telah mempersiapkan sebelum itu.

Sahabat Rahimakumullah ....🌿
Di antara persiapan yang terpuji untuk menyambut bulan Ramadan adalah :

1. Bertaubat dengan jujur

Taubat pada dasarnya wajib setiap saat. Akan tetapi karena akan (menyambut) kedatangan bulan yang agung dan barokah ini, maka lebih tepat lagi jika seseorang segera  bertaubat dari dosa-dosanya yang diperbuat kepada Allah serta dosa-dosa karena hak-hak orang lain yang terzalimi.  Agar ketika memasuki bulan yang barokah ini, dia disibukkan melakukan ketaatan dan ibadah dengan dada lapang dan hati tenang.

Allah ta’ala berfirman:

 ( وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ) سورة  النور: 31

“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31).

Dan dari Al-Aghar bin Yasar radhiallahu ’anhu dari Nabi sallallahu ’alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Wahai manusia! Bertaubatlah kepada Allah, sesungguhnya aku bertaubat (kepada Allah) dalam sehari seratus kali” (HR. Muslim, no. 2702)

2. Berdoa

Diriwayatkan dari sebagian (ulama) salaf, bahwa mereka berdoa kepada Allah selama enam bulan agar dapat berjumpa dengan bulan Ramadan, kemudian mereka berdoa lagi lima bulan setelahnya semoga amalnya diterima. Seorang muslim hendaknya berdoa kepada Tuhannya agar mendapatkan bulan Ramadan dalam keadaan baik,  dari sisi agama maupun fisik, juga hendaknya dia berdoa semoga dibantu dalam mentaati-Nya serta berdoa semoga amalnya diterima.

3. Gembira dengan semakin dekatnya kedatangan bulan yang agung ini

Sesungguhnya mendapatkan bulan Ramadan termasuk nikmat Allah yang agung bagi seorang hamba yang muslim. Karena bulan Ramadan termasuk musim kebaikan, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup. Ia adalah bulan Al-Qur’an serta bulan terjadinya peperangan-peperangan yang sangat menentukan dalam (sejarah) agama kita.

Allah berfirman: “Katakanlah, 'Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan." (QS. Yunus: 58)

4. Menyelesaikan tanggungan (qadha) kewajiban puasa

Dari Abu Salamah, dia berkata, saya mendengar ‘Aisyah radhiallahu ’anha berkata: “Aku memiliki kewajiban berpuasa dari bulan Ramadan lalu, dan aku baru dapat mengqadanya pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari, no. 1849, dan Muslim, no. 1146)

Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata: “Dari keseriusan beliau (mengqadha) pada bulan Sya’ban disimpulkan bahwa hal itu menunjukkan tidak diperkenankan mengakhirkan qadha sampai memasuki bulan Ramadan berikutnya.” (Fathul Bari, 4/191)

5. Membekali diri dengan ilmu agar dapat mengenal hukum-hukum puasa dan mengetahui keutamaan Ramadan

6. Segera menyelesaikan pekerjaan yang boleh jadi (jika tidak segera diselesaikan) dapat mengganggu kesibukan ibadah seorang muslim di bulan Ramadan

7. Berkumpul bersama anggota keluarga, dengan istri dan anak-anak untuk menjelaskan hukum-hukum puasa dan mendorong  si kecil untuk berpuasa

8. Mempersiapkan sejumlah buku yang layak untuk dibaca di rumah atau menghadiahkannya kepada imam masjid agar di baca (di depan) jamaahnya pada bulan Ramadan

9. Berpuasa pada bulan Sya’ban sebagai persiapan untuk berpuasa di bulan Ramadan

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لا يَصُومُ ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلا رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ . (رواه البخاري، رقم 1868، ومسلم، رقم 1156)

Dari ‘Aisyah radhiallahu ’anha: “Rasulullahsallallahu ’alaihi wa sallam berpuasa sampai kami mengatakan (mengira) dia tidak pernah berbuka. Dan (lain waktu) beliau tidak berpuasa sampai kami mengatakan (mengira) dia pernah berpuasa. Dan aku tidak melihat Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam menyempurnakan puasa sebulan penuh selain di bulan Ramadan dan aku tidak melihat Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallammemperbanyak berpuasa selain di bulan Sya’ban”. (HR. Bukhari, no. 1868, Muslim, no 1156)

Dari Usamah bin Zaid radhiallahu ’anhu, dia berkata: “Saya bertanya, Wahai Rasulullah saya tidak pernah melihat anda berpuasa di antara bulan-bulan yang ada seperti engkau berpuasa pada bulan Sya’ban?” (Beliau) bersabda: “Itu adalah bulan yang sering diabaikan orang, antara Rajab dan Ramadan. Yaitu bulan yang di dalamnya diangkat amal (seorang hamba) kepada Tuhan seluruh alam. Dan aku senang saat amalanku diangkat, aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. Nasa’i, no. 2357, dinyatakan  hasan oleh Al-Albany dalam shahih Nasa’i).

Dalam hadits di atas dijelaskan hikmah berpuasa pada bulan Sya’ban, yaitu bulan diangkatnya amalan. Sebagian ulama menyebutkan hikmah lainnya, yaitu bahwa puasa (pada bulan Sya’ban) kedudukannya seperti sunnah qabliyah dalam shalat fardhu. Agar jiwa merasa siap dan bersemangat dalam menunaikan kewajiban. Demikianlah yang dikatakan terhadap puasa di bulan Sya’ban sebelum Ramadan.

10. Membaca Al-Qur’an

Salamah bin Kuhail berkata: Dahulu dikatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulan bacaan (Al-Qur’an).

Adalah Amr bin Qais apabila memasuki bulan Sya’ban, beliau menutup tokonya, lalu berkonsetrasi  membaca Al-Qur’an.

Abu Bakar Al-Balkhi berkata: “Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya’ban adalah bulan menyirami tanaman dan bulan Ramadan adalah bulan memanen tanaman."

Dia juga berkata: "Perumpamaan bulan Rajab bagaikan angin, sedangkan perumpamaan Sya’ban bagaikan mendung dan perumpamaan Ramadan bagaikan hujan. Barangsiapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiram pada bulan Sya’ban, bagaimana dia akan memanen di bulan Ramadan."

🐾🌴🐾🌴🐾🌴🐾🌴🐾🌴🐾

Kini bulan Rajab akan berlalu, lalu apa yang akan kita kerjakan pada bulan Sya’ban jika kita ingin bertemu dengan bulan Ramadan. Demikianlah halnya keadaan Nabi SAW dan salaf (pendahulu) umat  ini di bulan yang barokah. Maka, dimana posisi kita dari amalan dan derajat tersebut?


💮💮💮💮
Tanya Jawab:
➰➰➰➰➰➰➰➰➰
1⃣ Titien 935

Izin bertanya ustadzah

Biasanya dalam bulan Ramadhan ada banyak kegiatan yang ada di sekitar kita, di lingkungan masjid, dalam komunitas (misalnya ODOJ se daerah), di organisasi, dll dan kita menjadi bagian dari kepanitiaan pada kegiatan2 tersebut
Bagaimana menyikapi  hal tersebut ustadzah ? Salahkah jika kita ingin fokus ibadah bersama keluarga ? Atau bagaimana caranya agar bisa tawazun menjalankan amanah tanpa meninggalkan ibadah berkualitas di bulan Ramadhan

Jazakillah khoir ustadzah 😊

Jawab:
Iya benar sekali, Ramadhan saat agenda padat penuh aktivitas, tdk mengalah menyibukkan dalam berbagai kegiatan kebaikan itu, krn unt kemashlahatan dakwah dan InsyaAllah akan semakin dimudahkan. 

Tetapi jika akan fokus ibadah bersama keluarga juga tdk apa². 
Karena bulan Ramadhan sebenarnya banyak aktivitas sosial yg bisa meningkatkan nilai ibadah kita. 

Tawazun  seimbang dalam setiap aktivitas kebaikan  bs diraih jika setiap aktivitas tertata rapi, terjadwal teratur, InsyaAllah semua bisa terlaksana dengan baik. 
Yg terpenting tentukan skala prioritas, sehingga tidak ada hak dan kewajiban yg terdzolimi.

Bukankan Allah akan menolong hambaNya yg menolong agama Allah.
Niatkan setiap aktivitas itu sebagai bagian daripada ibadah, InsyaAllah semoga Allah meridhoi.

Wallahu'alam

2⃣idja g3145
saya juga mau bertanya
point 4 menyelesaikan kewajiban puasa
bagaimana hukumnya bila puasa yg sebelum sebelumnya belum tergantikan hingga kini,

Jawab:
QS.Al Baqarah:184
Hukum qadha tidak hilang. Artinya tetap wajib qadha, sekalipun sudah melewati ramadhan berikutnya. Ulama sepakat akan hal ini.

Kewajiban bertaubat. Karena orang yang secara sengaja menunda qadha tanpa udzur hingga masuk ramadhan berikutnya, termasuk bentuk menunda kewajiban, dan itu terlarang. Sehingga dia melakukan pelanggaran. Karena itu, dia harus bertaubat.

Wallahu'alam


➰➰➰➰➰➰➰➰

Closing statement
💮💮💮💮
Barangsiapa yang bergembira akan datangnya Ramadhan, Allah telah mengharamkan jasadnya dari api neraka (HR. An-Nasa'i)

Rasa senang sambut Ramadhan
Ikhlaskan niat
Murnikan taubat
Giatkan ilmu
Semangatkan dakwah
Kuatkan iman
Tingkatkan amal
InsyaAllah gapai taqwa

Sy akhiri, afwan minkun ada kurang nya itu dr sy pribadi, kebaikan itu dr Allah, fastabiqul khairat, 
Allahu yubarik fiikum 
جَزَاكُمُ اللّهُ خَيْــــرًا كَثِيْرًا 

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ 
 وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


📝🌹Ummunashrullah🌹📝

14 Februari 2017

Kajian Online AIHQ Academy : Syarat Diterimanya Ibadah (Risalatul Insan)





Syarat Diterimanya Ibadah

Notulen Kajian Online (KOL)
AIHQ Academy - Dept. Kaderisasi PSDM ODOJ

=========================
Hari, Tanggal:  Selasa 14 Februari 2017
Waktu : 19.30 - 21.00 WIB
Tempat : Fasil 09
Muwajjih : Ummi Nashrullah
Tema : Risalatul Insan
Judul : Syarat Diterimanya Ibadah
Moderator : Nuraina
Notulis : Asma

💕Isi Notulen💕

SYARAT DITERIMANYA IBADAH
(Risalatul Insan)

Saudarakufillah

Allah SWT berfirman :

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS. At-Tin: 4)

Begitu luar biasanya seorang manusia yang diberikan bentuk dan potensi yang sebaik-baiknya. Lebih baik ketimbang makhluk Allah SWT lainnya. Sudah sepatutnyalah bagi kita insan bernama manusia mensyukuri atas apa yang dikaruniakan Allah SWT kepada kita. Jangan sekali-kali kita dustai dan kufuri. Karena azab Allah SWT pedih bagi orang-orang yang tak mau bersyukur.

🌻🌻🌻
Bagaimana wujud rasa syukur..?

🎋Tentu beribadah  kepada Allah SWT dengan benar.
🎋Penguatan ibadah harus dengan Tarbiyah dzatiyah
🎋Shohih dalam ibadah yakni melakukan sesuatu dengan sedikit tapi berkesinambungan.
🎋Yang berkaitan dengan ibadah tentu hasilnya adalah Akhlak.
🎋Akhlakmu bagaimana ibadahmu.
🎋Pribadi yang selesai dengan urusan pribadinya dan bisa menshalihkan orang lain..

🌻🌻🌻
Hiduplah untuk Islam

Bagaimana hidup untuk Islam..?

🔹1. Karakteristik orang islam adalah ber Ilmu.
Cacat seseorang itu ada 2 yakni: seseorang yang banyak berilmu tapi melakukan kemaksiatan kepada Allah SWT, dan Seseorang yang bodoh banyak ibadahnya...
🔹2. Berputarlah saudara kemana islam itu berputar.
Care dengan dunia Islam
🔹3. Seorang mukmin itu Bangga dengan Islam
🔹4. Konsisten untuk Berjuang dalam Dakwah

🎋Kesemua itu bisa terwujud indah dengan ibadah yang baik..

🌻🌻🌻
Ibadah yang baik tentu sudah memenuhi syarat-syarat diterima oleh Allah SWT

❓Bagaimana syarat diterimanya ibadah...?

Sahabat syurga...
Syaikh Muhammad Jamil Zainu rahimahullahu ta’ala menjawab:

Syarat-syarat diterimanya ibadah di sisi Allah SWT ada tiga.
🔹 Pertama, beriman dan bertauhid kepada Allah SWT. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلاً

_“Sesungguhnya, orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan shalih, untuk merekalah surga-surga Firdaus.”_ (QS. Al Kahfi: 107)

Rasulullah SAW bersabda,

قُلْ أَمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ

_“Katakan, ‘Aku beriman kepada Allah’, kemudian istiqamah-lah.”_ (HR. Muslim)

🔹 Kedua, Ikhlas. Yaitu, beramal untuk Allah SWT tanpa riya’ dan sum’ah. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصاً لَّهُ الدِّينَ

_“Maka, ibadahilah Allah dengan ikhlas untukNya dalam [menjalankan] agama.”_ (QS. Az Zumar: 2)

🔹 Ketiga, sesuai dengan apa yang datang dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا

“Dan apa-apa yang datang kepada kalian dari Rasulullah, maka ambillah. Dan apa-apa yang beliau larang darinya untuk kalian, maka jauhilah.” (QS. Al Hasyr: 7)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَادٌّ

“Siapa saja yang mengerjakan amalan yang tidak kami contohkan, maka amalannya tertolak.” (HR. Muslim)

🔹 Ikhlas karena Allah SWT.
🔹 Mengikuti tuntunan Nabi SAW (ittiba’).

Jika salah satu syarat saja yang terpenuhi, maka amalan ibadah menjadi tertolak.

🌻🌻🌻
Berikut bukti-buktinya dari Al Qur’an, As Sunnah.
Dalil dari dua syarat di atas disebutkan sekaligus dalam firman Allah Ta’ala,

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا
_“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya“_ (QS. Aln Kahfi: 110)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan,

“Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shaleh”, maksudnya adalah mengikuti syariat Allah SWT (mengikuti petunjuk Nabi SAW).

Dan “janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”, maksudnya selalu mengharap ridha Allah SWT semata dan tidak berbuat syirik pada-Nya.


Al Fudhail bin ‘Iyadh tatkala menjelaskan mengenai firman Allah SWT,
لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

_“Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.”_ (QS. Al Mulk: 2).

Beliau mengatakan, “yaitu amalan yang paling ikhlas dan showab (mencocoki ajaran Nabi SAW).”
Lalu Al Fudhail berkata,  “Apabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mengikuti ajaran Nabi SAW, amalan tersebut tidak akan diterima. Begitu pula, apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau SAW namun tidak ikhlas, amalan tersebut juga tidak akan diterima. Amalan barulah diterima jika terdapat syarat ikhlas dan showab.

Amalan dikatakan ikhlas apabila dikerjakan semata-mata karena Allah SWT. Amalan dikatakan showab apabila mengikuti ajaran Nabi SAW .”(Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, Ibnu Rojab Al Hambali, Darul Muayyid, cetakan pertama, 1424 H.)

🌻🌻🌻
Dalil dari Al Hadits
Syarat diterimanya amalan ditunjukkan dalam dua hadits.

Hadits pertama dari ‘Umar bin Al Khattab, Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena  Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah pada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrah karena dunia yang ia cari-cari atau karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya berarti pada apa yang ia tuju (yaitu dunia dan wanita )”.
(HR. Bukhari no. 6689 dan Muslim no. 1907.)

Hadits kedua dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah Ra ; Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.”
(HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718.)

Dalam Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hadits ini adalah hadits yang sangat agung mengenai pokok Islam. Hadits ini merupakan timbangan amalan zhohir (lahir). Sebagaimana hadits ‘innamal a’malu bin niyat’ [sesungguhnya amal tergantung dari niatnya] merupakan timbangan amalan batin. Apabila suatu amalan diniatkan bukan untuk mengharap ridha Allah SWT, pelakunya tidak akan mendapatkan ganjaran. Begitu pula setiap amalan yang bukan ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya, maka amalan tersebut tertolak.

Segala sesuatu yang diada-adakan dalam agama yang tidak ada izin dari Allah SWT dan Rasul-Nya, maka perkara tersebut bukanlah agama sama sekali.”(Jami’ul Ulum wal Hikam, hal. 77.)

Di kitab yang sama, Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Suatu amalan tidak akan sempurna (tidak akan diterima,) kecuali terpenuhi dua hal:
💫Amalan tersebut secara lahiriyah (zhohir) mengikuti ajaran Nabi SAW
💫Amalan tersebut secara batininiyah diniatkan ikhlas mengharapkan Ridha Allah SWT.


Sahabat AIHQ Fillah

🎋Dari dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa ibadah baik itu shalat, puasa, dan dzikir semuanya haruslah memenuhi syarat diterimanya ibadah yaitu ikhlas dan mengikuti petunjuk Nabi SAW.

Sehingga tidaklah tepat perkataan sebagian orang ketika dikritik mengenai ibadah atau amalan yang ia lakukan, lantas ia mengatakan, _“Menurut saya, segala sesuatu itu kembali pada niatnya masing-masing”_ Ingatlah, tidak cukup seseorang melakukan ibadah dengan dasar karena niat baik, tetapi dia juga harus melakukan ibadah dengan mengikuti ajaran Nabi SAW Sehingga kaidah yang benar “Niat baik semata belum cukup.”

🎋 Sebab-sebab Munculnya Amalan Tanpa Tuntunan

🔹Pertama: Tidak memahami dalil dengan benar.
🔹Kedua: Tidak mengetahui tujuan syari’at.
🔹Ketiga: Menganggap suatu amalan baik dengan akal semata.
🔹Keempat: Mengikuti hawa nafsu semata ketika beramal.
🔹Kelima: Berbicara tentang agama tanpa ilmu dan dalil.
🔹Keenam: Tidak mengetahui manakah hadits shahih dan dho’if (lemah), mana yang bisa diterima dan tidak.
🔹Ketujuh: Mengikuti ayat-ayat dan hadits yang masih samar.
🔹Kedelapan: Memutuskan hukum dari suatu amalan dengan cara yang keliru, tanpa petunjuk dari syari'at
🔹Kesembilan : Bersikap ghuluw (ekstrim) terhadap orang tertentu. Jadi apapun yang dikatakan panutannya (selain Nabi SAW), ia pun ikuti walaupun itu keliru dan menyelisih dalil.(Disarikan dari Al Bida’ Ald Hauliyah, ‘Abdullah bin ‘Abdildfd ‘Aziz bin Ahmad At Tuwaijiri, hal. 37-68, Darul Fadhilah)

🎋Inilah di antara sebab munculnya berbagai macam amalan tanpa tuntunan (baca: bid’ah) di sekitar kita.

Semoga kita semua hamba yang sempurna Tauhidnya, ikhlas beriabadah karena Allah SWT dan mengikuti cara² beribadah Rasulullah SAW. Hingga ibadah kita diterima oleh Allah SWT.
Aamiin ya Rabbal'alaamiin.

Wallahu a'lam bishawab


➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰

📝Tanya Jawab

1⃣ Nurul SG4

Ijin bertanya:

1. Bagaimana dengan odoj ini?apa termasuk bid'ah krn disini kita beribadah (membaca Al-Qur'an) tp tidak di contoh oleh Nabi Muhammad SAW?

💕Jawaban :
Ada sebagian orang yang mengatakan bid'ah. Krn  tdk dicontohkan. Tetapi apakah itu menjadi tdk boleh? InsyaAllah itu boleh, disini kita tetap mengacu pd contoh dari Rasulullah saw, yaitu membaca Al quran 1 juz sehari ato mengkhatamkan Al quran 1bulan odoj. Yang dimaksud disini adalah khatam individu ya. Sesuai hadits nabi berikut,
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« اقْرَإِ الْقُرْآنَ فِى شَهْرٍ » . قُلْتُ إِنِّى أَجِدُ قُوَّةً حَتَّى قَالَ « فَاقْرَأْهُ فِى سَبْعٍ وَلاَ تَزِدْ عَلَى ذَلِكَ »

“Bacalah (khatamkanlah) Al Quran dalam sebulan.” ‘Abdullah bin ‘Amr lalu berkata, “Aku mampu menambah lebih dari itu.” Beliau pun bersabda, “Bacalah (khatamkanlah) Al Qur’an dalam tujuh hari, jangan lebih daripada itu.” (HR. Bukhari No. 5054).

Banyak khilafiyah yg kadang mmng membuka perdebatan, tetapi ketika bs menyikapi dg sebaik2nya, InsyaAllah perbedaan itu tdk menjd masalah, selama tdk menyangkut pada permasalahan yg utama dan mendasar (aqidah dan tauhid).


2. Bagaimana dengan sistem pelaporan yg mengharuskan member untuk laporan?jd terkesan tidak ikhlas bertilawah tp hanya kejar laporan?
🙏😊

💕Jawaban :
Sistem pelaporan sebenarnya unt memutabaah diri. Sejauh mana konsisten dan istiqomah nya kita. Dan juga unt memberikan motivasi bagi yang lain, karena keimanan naikturun. Jika kita sedang diatas, bs memberikan semangat. Jika kita sedang dibawah, bs tersemangati.
Bukan brarti hal itu menghilangkan keikhlasan.
Smua kembali pada niat. Perbaiki selalu niat kita. Diawal ditengah dan diakhir. InsyaAllah akan terjaga dari ketidakikhlasan.

Wallahu'alam

➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰

📜Closing Statement

Kepribadian seorang muslim haruslah berlandaskan Al Quran dan As sunnah. Karena keduanya merupakan warisan Rasulullah untuk ummatnya, dari Allah SWT.
Sehingga kita bisa menjadi pribadi yang mempunyai salimul aqidah dan shohihul ibadah. Ikhlas beribadah lillah. Dan smg ibadah2 kita diterima oleh Allah SWT. Aamiin

Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku, semua bagi Allah Tuhan semesta alam (QS 6:162).

Sy akhiri, afwan minkun ada kurang nya itu dr sy pribadi, kebaikan itu dr Allah, fastabiqul khairat,
Allahu yubarik fiikum
جَزَاكُمُ اللّهُ خَيْــــرًا كَثِيْرًا

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ
 وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

📝🌹Ummunashrullah🌹📝

🍃🍒🍃🍒🍃🍒🍃🍒🍃