14 Januari 2014

Cradle Cap (Dermatitis Seborhoik) Bayi dan Perawatannya







Ketombe pada bayi biasa dikenal dengan sebutan 'cap cradle'. Biasanya berupa serpih kekuningan atau putih dan berkerak pada kulit kepala yang sulit untuk dihilangkan. Anda tidak perlu khawatir, karena kondisi ini tidak berbahaya. Jangan membatasi penggunaan minyak dan mencuci rambut bayi. Kondisi 'cradle cap' akan mereda dengan sendirinya seiring pertumbuhan bayi.

Mulai ada sekitar umur 2m, awalnya tidak begitu ngeh, karena Amal tidak seperti itu jadi ya Ahsan sama perlakuannya, biasa mandi keramas nyampo. Setelah beberapa hari muncul bintik2 merah. Dan selesai keramas ada serbuk putih seperti ketombe, setelah dioles baby oil makin banyak saja.. Dikeramas pakai sampo setelah mandi kulit kepala dioles baby oil malah jadi makin tebal. Timbul kerak-kerak berupa serpih seperti ketombe berwarna kekuningan atau putih dan berkerak pada kulit kepala yang sulit untuk dihilangkan dan agak berbau asam.  Bagian tubuh Ahsan yang terkena, kulit daerah atas ubun ubun kepala, dahi / atas alis dan belakang telinga. 
Ahsan belum pernah dicukur rambutnya sejak lahir, Kalau diraba memang permukaanya tidak semulus kulit kepala didaerah lainnya. Bercak2 kecil tp melebar berdiameter sekitar 5cm. Setiap bercak lengket ke tiap helai rambut. Namun ketika disisir copot sedikit2 seperti kulit mati yang lepas. 
Tapi ini tidak berbahaya, akan mereda dengan sendirinya seiring pertumbuhan bayi. Pernah was-was juga siy, karena kan liat kondisi kulit bayi seperti itu. Memang kebanyakan bayi baru lahir masih membawa hormon dari ibunya. Hal ini biasanya berlangsung sampai usia 3 bulan. 
Hometreatmeant :

* wajah dan kulit kepala di oles minyak zaitun sebelum mandi, alhamdulillah sedikit demi sedikit bersih/hilang
* setelah mandi wajah dioles baby cream, kepala dikeringkan pakai handuk dengan ditepuk2
* keramas juga tanpa sampo, hanya diguyur air
Jarang sekali butuh obat-obatan. Alhamdulillah umur 3 bulan sudah berangsur pulh, umur 4 bulan kurang sudah sembuh. 

Ini ada pembahasan tentang cradle cap dari milissehat.web.id, semoga bermanfaat ya...


Cradle Cap (Dermatitis Seborhoik)
Cradle cap adalah kelainan kulit yang sering terjadi pada bayi. Cradle cap nampak sebagai lapisan kuning di kulit kepala seperti minyak kering. Cradle cap sangat jarang pada bayi berumur diatas 3 bulan. Cradle cap disebabkan oleh peradangan pada kelenjar minyak pada kulit kepala. Kelenjar minyak ini masih dipengaruhi oleh hormone ibu saat dalam kandungan. Setelah bayi berusia 3 bulan, kelenjar minyak menjadi tidak aktif sampai ia pubertas nantinya.
Cradle cap akan hilang sendiri seiring dengan waktu, tetapi apabila disertai dengan kelainan kulit lain diluar kulit kepala dan adanya peradangan kulit lain yang tidak wajar, perlu konsultasi dengan dokter kemungkinan penyakit lain. Apabila cradle cap tidak membaik setelah usia tiga bulan, perlu dipikirkan kemungkinan eksim (dermatitis) yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Cradle cap tidaklah menyebabkan nyeri dan bukan disebabkan oleh higienis yang buruk.
Tanda Tanda cradle cap adalah :
- Kulit kemerahan
- Kulit berminyak
- kerak tebal dan berminyak pada kulit kepala
- Krusta kuning
Perawatan di rumah
Meskipun cradle cap akan hilang sendiri seiring waktu, beberapa hal dibawah ini dapat dilakukan untuk mengurangi gejala :
- Pijat lembut kepala bayi dengan minyak yang lembut dimalam hari, dan keramasi bayi dengan shampoo lembut di pagi harinya, ini akan membantu pengelupasan kerak. Saat keramas dapat dibantu dengan sikat gigi yang lembut untuk membantu pengelupasan kerak.
- Penggunaan shampoo antiketombe dapat diberikan jika tidak ada perbaikan dengan cara lain, namun harus diketahui bahwa shampoo antiketombe tidak dianjurkan untuk bayi karena risiko iritasi kulit dan mata sangat besar.
- Apabila setelah tiga bulan, tidak ada perbaikan maka konsultasikan ke dokter untuk kemungkinan penyakit lain.
Infeksi pada cradle cap
Kadang-kadang kuman dapat menginfeksi cradle cap dan berkembangbiak di kerak-kerak kuning tersebut. Apabila anda menemukan kulit kepala menjadi berbisul, atau bintil berisi nanah knsultasikan ke dokter untuk diagnosis dan pengobatan lebih lanjut.
Kapan harus ke dokter?
- Kelainan meluas ke bagian tubuh lain.
- Adanya bintil atau nanah (tanda infeksi lain seperti demam, anak menjadi kurang aktif)
Risiko di kemudian hari
Bayi-bayi yang menderita cradle cap berisiko menderita ketombe saat usia remaja bahkan sampai dewasa.
Sumber : Royal Children Hospital-Melbourne

Tidak ada komentar: